Dana Pokir Ketua DPRA Diduga Tembus Rp 1 Triliun, LIN Desak Pemerintah Aceh Buka Data

Fadly P.B

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:22 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua LIN Aceh, Bukhari

Foto: Ketua LIN Aceh, Bukhari

‎‎Banda Aceh – Lembaga Investigasi Negara (Lembaga Investigasi Negara/LIN) Provinsi Aceh mendesak Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk bersikap transparan terkait polemik dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).

‎Berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah media siber, anggaran Pokir khusus Ketua DPRA untuk tahun anggaran 2026 diduga menembus angka fantastis, yakni Rp 1 triliun, dan disinyalir tidak tepat sasaran.

‎Ketua LIN Aceh, Bukhari, menyatakan bahwa jika dugaan tersebut terbukti benar, maka besaran angka tersebut mencederai rasa keadilan masyarakat Aceh.

‎”Ini memang luar biasa serakahnya Ketua DPRA, jika dugaan tersebut benar-benar adanya,” ujar Bukhari kepada media, Rabu 20 Mei 2026.

Tuntutan Transparansi Anggaran

‎Bukhari menilai, polemik ini tidak boleh dibiarkan menggelinding menjadi bola liar di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Aceh segera membuka data belanja anggaran tersebut secara benderang ke publik.

‎Menurutnya, transparansi ini penting guna memastikan apakah alokasi dana sebesar itu benar-benar digunakan untuk program kesejahteraan rakyat atau justru rawan penyimpangan. Masyarakat Aceh berhak mengetahui:

‎Detail rincian belanja: Komoditas atau program apa saja yang dibiayai oleh dana Rp 1 triliun tersebut.

‎Lokasi realisasi: Di mana saja proyek tersebut ditempatkan dan apakah sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat bawah.

‎”Kepada publik harus diberitahu secara terang benderang, agar masyarakat Aceh tidak bertanya-tanya dan pada akhirnya menjadi isu negatif terhadap Pemerintah Aceh serta Ketua DPRA,” tegas Bukhari.

Desakan Konferensi Pers

‎Guna menghindari simpang siur informasi, LIN Aceh mendesak pimpinan DPRA dan Pemerintah Aceh segera menggelar konferensi pers resmi. Bukhari menekankan bahwa klarifikasi terbuka adalah jalan terbaik, baik untuk memvalidasi temuan tersebut maupun untuk membersihkan nama institusi jika dugaan itu keliru.

‎”Jika dugaan nilai pokir Ketua DPRA Rp 1 triliun itu tidak benar adanya, maka segera jelaskan ke publik agar semua mendapatkan informasi yang akurat dan dipercaya,” pungkasnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak pimpinan DPRA dan juru bicara Pemerintah Aceh untuk mendapatkan konfirmasi serta hak jawab terkait tudingan tersebut.

Berita Terkait

Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong
Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
Wujud Kepedulian Sosial, Anggota DPR RI M. Nasir Djamil Distribusikan 33 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Aceh
DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE
‎5 Pertanyaan Krusial Dibalas Bungkam, RSU Bunda Malah Titip Bantahan ke Oknum Wartawan
Aliansi Pers Endus Dugaan Proyek Revitalisasi Sekolah di Aceh Jadi Sasaran Empuk Korupsi dan Ajang Bagi-Bagi Jatah
Sebut Pengkritik ‘Terduga Pelaku’, PPWI: Kadisdik Aceh Anti-Kritik dan Arogan, Gubernur Harus Ambil Tindakan Tegas

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Isu Propam Turun ke Pontianak Ditepis, Agus Flores: Informasi Simpang Siur Menjurus Hoaks

Senin, 8 Juni 2026 - 10:43 WIB

Fokus Peringatan Hari Bhayangkara, Korlantas Polri Resmi Tunda Operasi Patuh 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 09:45 WIB

PW-FRN Counter Polri Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-51 Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edizzon Izir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:28 WIB

Habiburokhman Dukung BNN Bongkar Jaringan Narkotika Rusia Di Bali

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:21 WIB

Mantan Wakabadan BGN SS Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi dan Jual Beli Titik SPPG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:10 WIB

Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi Dari Rusia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:58 WIB

BNN Tangkap 2 WN Rusia di Bali, 7 Kg Narkotika Hashish Disita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:40 WIB

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar 8-21 Juni, Korlantas Polri Kedepankan 60 persen Penegakan Hukum Berbasis ETLE

Berita Terbaru