‎Diduga Bantuan Meugang Miliaran Rupiah Tak Disalurkan, Dana Rakyat Langsa Justru Terblokir di Bank

Fadly P.B

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:38 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI

Langsa – Publik Kota Langsa digegerkan dengan dugaan tidak tersalurkannya bantuan daging meugang Hari Raya Idul Fitri 1447 H bagi warga di 66 Gampong.

‎Dana bantuan yang mencapai angka miliaran rupiah tersebut dikabarkan masih terendap di rekening bank dalam kondisi terblokir, padahal masyarakat sangat membutuhkannya, terutama bagi warga terdampak banjir.

YARA Langsa: “Copot Kadis, Kejari Harus Periksa!”

‎Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Langsa, H. A. Muthallib Ibrahim, SE., SH., M.Si., M.Kn., merespons keras mandeknya penyaluran bantuan ini. Pihaknya mendesak Pj Walikota Langsa, Jeffry, untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pimpinan dinas terkait.

‎”Kami mendesak Walikota segera mencopot Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Erni Yanti. Ini sangat memalukan. Dana sudah ada di bank, tapi kenapa tidak sampai ke tangan rakyat? Kejari Langsa juga harus segera bertindak memeriksa latar belakang mengendapnya dana miliaran ini,” tegas H. Thallib saat ditemui di sebuah kafe di Langsa, Senin (23/03/2026).

‎Pria yang juga berprofesi sebagai Dosen Fakultas Hukum Unsam ini menilai ada ketidakberesan dalam manajemen dinas. Menurutnya, alasan apa pun yang tidak masuk akal tidak dapat diterima mengingat hari raya sudah lewat, namun hak masyarakat justru tertahan.

Dugaan Rekening Terblokir dan Kemarahan Pejabat Pemko

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, dana bantuan tersebut seharusnya disalurkan melalui Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Langsa. Namun, alih-alih sampai ke meja warga, dana tersebut justru “parkir” di buku rekening bank hingga akhirnya terblokir.

‎Kabar ini disebut-sebut telah memicu kemarahan besar dari sejumlah pejabat tinggi (pentolan) di lingkungan Pemerintah Kota Langsa. “Kenapa dana untuk kebutuhan masyarakat harus ditahan di bank? Ini yang menjadi pertanyaan besar,” ujar sumber tersebut menirukan kekecewaan pejabat Pemko.

Klarifikasi Kadis: “Mesti Masuk DPA Dulu”

‎Menanggapi isu panas tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Langsa, Erni Yanti, memberikan penjelasan melalui pesan singkat. Ia berdalih bahwa proses penyaluran harus mengikuti prosedur administrasi yang ketat.

Status Dana: Belum bisa disalurkan secara tunai (cash).

‎Alasan Teknis: Dana harus dimasukkan ke dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) terlebih dahulu sesuai prosedur.

‎Pihak Ketiga: Erni menegaskan bahwa pihak rekanan belum memegang dana pemerintah tersebut karena masih dalam proses MoU dan kontrak kerja.

‎”Izin, sedang rapat via Zoom untuk buat keputusan bersama. Dana belum bisa salur cash, mesti masuk DPA dulu sesuai prosedur,” tulisnya saat dikonfirmasi wartawan pada Senin sore.

Masyarakat Menanti Kepastian

‎Hingga berita ini diturunkan, masyarakat di 66 Gampong di Kota Langsa masih bertanya-tanya mengenai nasib bantuan tersebut. Desakan agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa turun tangan semakin menguat guna memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dalam kasus “mengendapnya” dana rakyat ini.

‎”Jangan sampai ada alasan yang tidak masuk akal. Rakyat butuh bukti, bukan sekadar janji prosedur,” pungkas H. Thallib.

Berita Terkait

Kesalapahaman Di Dapur MBG Payabujok Seulemak, Berakhir Damai.
PW FAST RESPON DPW ACEH Resmi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80
Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong
Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
Wujud Kepedulian Sosial, Anggota DPR RI M. Nasir Djamil Distribusikan 33 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Aceh
DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE
‎5 Pertanyaan Krusial Dibalas Bungkam, RSU Bunda Malah Titip Bantahan ke Oknum Wartawan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:47 WIB

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:30 WIB

ASDP Sigap Tangani Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Investigasi dan Keselamatan Jadi Perhatian Utama

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:36 WIB

Latihan Menembak di Markas Brimob, Anggota DPRA Termuda Diana Putri Amelia Asah Fokus dan Kedisiplinan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:12 WIB

Terapkan Prinsip BETAH, Kapolda Aceh Pantau Langsung Rikkes Tahap II 175 Calon Bintara Polri

Senin, 8 Juni 2026 - 18:13 WIB

Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:25 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:08 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, 170 Atlet Ikuti Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:38 WIB

Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris

Berita Terbaru