Pesan Kapolres Aceh Timur di Hari Bhayangkara Ke-80: Kepercayaan Publik Fondasi Utama Pengabdian Polri

AGUS SURIADI

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:57 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh-Timur | Di tengah tuntutan publik terhadap institusi penegak hukum yang semakin tinggi, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Aceh Timur menjadi momentum refleksi bahwa kekuatan Kepolisian tidak semata diukur dari kewenangannya menegakkan hukum, melainkan dari kemampuannya menjaga kepercayaan masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Aceh Timur, Rabu (01/07/2026), mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat.” Upacara dipimpin Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, wartawan, hingga para purnawirawan Polri.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dibacakan Kapolres Aceh Timur, disebutkan bahwa perjalanan panjang Polri selama delapan dekade harus terus bermuara pada pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat. Di tengah dinamika ancaman keamanan yang semakin kompleks, Polri dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga mampu membangun legitimasi melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan adaptif.

“Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban institusional, tetapi merupakan komitmen moral Polri untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik serta membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujar AKBP Irwan saat membacakan amanat Presiden.

Ia menegaskan, tugas pokok Polri pada hakikatnya bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Lebih dari itu, Polri memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama keberlangsungan institusi.

“Kepercayaan masyarakat adalah fondasi yang tidak bisa dibangun melalui slogan atau retorika. Kepercayaan hanya lahir dari kerja nyata, pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, serta sikap yang profesional dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan lima arah kebijakan yang harus menjadi pedoman seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, membangun organisasi yang adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi di tengah masyarakat.

Disamping itu, disahkannya Undang-Undang Polri yang baru menjadi momentum penting sekaligus tantangan besar bagi seluruh personel. Regulasi tersebut harus dijawab dengan peningkatan kualitas pelayanan dan akuntabilitas sehingga ekspektasi masyarakat terhadap Polri yang semakin modern dapat diwujudkan.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan setiap kepercayaan masyarakat sebagai alasan utama mengenakan seragam Bhayangkara. Institusi ini hanya akan kuat apabila terus mendapatkan kepercayaan rakyat.” Tegas Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. mengakhiri amanatnya.

Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke – 80 Tahun 2026 Polres Aceh Timur berlangsung khidmat dengan diikuti personel TNI, Polri, Brimob, Satuan Polisi Pamong Praja, satuan pengamanan, serta Brigade Pangan Kabupaten Aceh Timur. Setelah rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan defile pasukan yang mendapat penghormatan dari Kapolres bersama Bupati Aceh Timur dan unsur Forkopimda.

Defile menampilkan berbagai unsur pasukan, mulai dari Brimob Polda Aceh, Satpolairud, Satsamapta, hingga gabungan satuan fungsi dan polsek jajaran Polres Aceh Timur. Peragaan kemampuan beladiri personel Satsamapta serta demonstrasi safety riding oleh Satlantas Polres Aceh Timur turut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Peringatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga penegasan kembali bahwa di usia ke-80, Polri dihadapkan pada tantangan untuk terus memperkuat profesionalisme, menjaga integritas, dan merawat kepercayaan publik sebagai fondasi utama pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Latih 37 Pesepak Bola Muda dan 19 Pelatih Aceh Timur,Medco E&P Malaka Dan PSS Sleman Siap Cetak Generasi Pemain Baru
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Aceh Timur Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 62 Personel
Hari Bhayangkara Ke 80 Polsek Simpang Ulim Bhakti Sosial di Dayah Babul Huda
Bhakti Religi Hari Bhayangkara Ke – 80, Polsek Simpang Ulim Perkuat Sinergi dengan Dayah
Bakti Religi HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Aceh Timur Serahkan 100 Sak Semen untuk Dayah Abu Paya Pasi
Olahraga Bersama HUT Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Timur Perkuat Sinergi Lintas Lembaga
Bakti Religi Jadi Wujud Pengabdian Polsek Idi Tunong di Hari Bhayangkara Ke-80
Menyapa Pesisir, Polres Aceh Timur Serahkan Bansos bagi Nelayan pada Hari Bhayangkara Ke-80

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:51 WIB

Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:16 WIB

Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Anggota DPR RI M. Nasir Djamil Distribusikan 33 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Aceh

Senin, 25 Mei 2026 - 17:38 WIB

DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

‎5 Pertanyaan Krusial Dibalas Bungkam, RSU Bunda Malah Titip Bantahan ke Oknum Wartawan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:49 WIB

Aliansi Pers Endus Dugaan Proyek Revitalisasi Sekolah di Aceh Jadi Sasaran Empuk Korupsi dan Ajang Bagi-Bagi Jatah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:29 WIB

Sebut Pengkritik ‘Terduga Pelaku’, PPWI: Kadisdik Aceh Anti-Kritik dan Arogan, Gubernur Harus Ambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru