Diduga Jarang Ngantor dan Sering ke Luar Daerah, Kinerja Plt Kadisnav Sabang Disorot

Fadly P.B

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WIB

50142 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kadisnav Sabang, Dok. Google

Foto: Plt Kadisnav Sabang, Dok. Google

‎‎Sabang – Kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Navigasi (Kadisnav) Tipe A Kelas II Sabang, Dr. Capt. Tohara, S.E., M.Mar., M.M.Tr., tengah menjadi sorotan hangat di lingkungan internal instansi tersebut. Tohara diduga kuat jarang berada di kantor dan lebih banyak menghabiskan waktu di luar daerah, termasuk ke Jakarta, tanpa kejelasan urgensi kedinasan.

‎Menurut informasi yang dihimpun dari sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan, keberadaan Tohara di kantor dinas Sabang terhitung sangat minim dalam setiap pekannya.

‎”Dalam seminggu beliau paling hanya bertahan beberapa hari di kantor, setelah itu sudah berada di Jakarta,” ungkap sumber tersebut kepada media, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Manajemen internal Dinilai Tertutup

‎Sumber tersebut juga menyayangkan sikap pimpinan institusi vertikal itu yang dinilai sangat tertutup terkait keberadaannya. Ketidakjelasan informasi ini dinilai memicu preseden buruk bagi manajemen internal Distrik Navigasi Sabang.

‎”Beliau terkesan tiba-tiba menghilang begitu saja dari kantor tanpa ada informasi yang jelas, apakah dalam rangka tugas atau hal lain. Saat ada tamu yang datang mencari, petugas di kantor hanya bisa menjawab tadi bapak ada, tapi sekarang tidak tahu ke mana. Jangan sampai ini memberikan kesan manajemen yang tidak sehat di bawah kepemimpinan beliau,” keluhnya.

‎Sesuai dengan ketentuan kepegawaian, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan mematuhi jam kerja secara disiplin. Keberangkatan pejabat ke luar daerah untuk perjalanan dinas pun wajib dibekali Surat Perintah Tugas (SPT) resmi yang ditandatangani oleh atasan berwenang dengan urgensi yang jelas.

‎Jika dugaan ini benar, maka tindakan tersebut berpotensi melanggar disiplin aparatur negara.

‎Upaya Konfirmasi Wartawan Kerap Buntu

‎Indikasi tertutupnya akses informasi ini dirasakan langsung oleh awak media saat mencoba melakukan konfirmasi demi keberimbangan berita. Upaya untuk menemui Capt. Tohara di kantornya di Sabang berulang kali gagal. Petugas piket selalu memberikan jawaban bahwa yang bersangkutan sedang berada di luar kota.

‎Bahkan, setelah ditunggu selama satu minggu, pegawai setempat tetap mengaku tidak mengetahui jadwal pasti kepulangan maupun agenda luar daerah sang Plt Kadisnav. Akses komunikasi juga seolah tertutup rapat karena sejumlah pegawai enggan memberikan nomor kontak resmi atasannya dengan berbagai alasan.

‎Perburuan konfirmasi berlanjut ketika awak media mendapatkan informasi bahwa Capt. Tohara tengah berada di Kantor Radio Navigasi Ulee Lheue, Banda Aceh. Namun, setibanya di lokasi, petugas setempat menyebutkan beliau sedang keluar dan diperkirakan kembali menjelang malam.

‎Ironisnya, saat media kembali mendatangi kantor tersebut sore harinya, petugas di Ulee Lheue menyatakan bahwa Capt. Tohara sudah bertolak kembali ke Sabang menggunakan kapal. Kontradiksi terjadi ketika pada malam harinya, sumber tepercaya di Sabang justru mengonfirmasi bahwa sang Plt Kadisnav belum juga tiba di Sabang dan diduga masih berada di Banda Aceh.

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih terus berupaya membuka ruang komunikasi dan melayangkan surat konfirmasi resmi kepada pihak Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang maupun Kementerian Perhubungan terkait guna mendapatkan klarifikasi berimbang mengenai persoalan ini. (Tim)

Berita Terkait

MBG di Persimpangan: Efisiensi Jangan Kalahkan Keamanan Pangan
Sinergi TNI-Polri, Kapolsek Idi Tunong bersama Danramil Sambangi Warga Perkuat Sinergi
PW FAST RESPON DPW ACEH Resmi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80
Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong
Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
Wujud Kepedulian Sosial, Anggota DPR RI M. Nasir Djamil Distribusikan 33 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Aceh
DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Bukti Lemahnya Pengawasan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat, 6 Alat Berat Rusak Lolos Tanpa Quality Control ke Aceh Tenggara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Kapolsek Turun ke Air Dorong Motor Warga, Sementara BPJN Aceh dan Pemerintah Aceh Dinilai Abai, Warga Panggil Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Enam Bulan Belum Terima Gaji Sepanjang Tahun 2026, Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Pertanyakan Hak Mereka ke Pemda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Desakan Hentikan Galian C Menguat, Masyarakat Lima Desa Aceh Tenggara Kehilangan Lahan Gara-gara Tanggul Jebol

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:12 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:50 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:51 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WIB

Dugaan Dana BOK Sempat Masuk Rekening Staf Puskesmas Lawe Dua

Berita Terbaru