Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Banjir kembali mengancam Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (25/10/2026). Ironisnya, kondisi tanggul desa yang mulai menipis semakin menambah keresahan warga karena berpotensi memperparah dampak banjir, mengancam permukiman penduduk, serta merusak lahan pertanian masyarakat.

Sahidi Usman dan Agus Tamar, yang merupakan tokoh pemuda Desa Kuning I, menyuarakan keresahan masyarakat terkait kondisi tanggul yang dinilai membutuhkan perhatian serius. Warga khawatir tanggul yang semakin menipis tidak mampu menahan luapan air apabila banjir kembali membesar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman tersebut bukan hanya membayangi rumah-rumah warga, tetapi juga mengancam tanaman padi dan jagung yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan dapat menyebabkan gagal panen dan kerugian ekonomi bagi para petani.

Sahidi Usman, yang akrab disapa Pale, berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi tanggul dan mengambil langkah penanganan yang diperlukan.

“Kami berharap kepada BPBD Aceh Tenggara agar secepatnya melakukan pembuatan dan penguatan tanggul. Kami ingin menikmati hasil panen padi dan jagung kami, serta berharap rumah-rumah kami tidak terendam banjir,” ujar Sahidi Usman.

Sementara itu, Sahidi Usman bersama Agus Tamar menegaskan bahwa keselamatan warga dan keberlangsungan mata pencaharian petani harus menjadi perhatian serius. Menurut mereka, upaya pencegahan perlu dilakukan sebelum banjir menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

“Jangan tunggu rumah dan lahan kami terendam baru Anda turun ke desa kami,” tegas Sahidi .

Pernyataan tersebut menjadi gambaran keresahan warga yang berharap adanya respons cepat dan tindakan nyata dari pihak terkait. Bagi masyarakat Desa Kuning I, tanggul bukan sekadar bangunan penahan air, melainkan pelindung rumah, lahan pertanian, dan sumber penghidupan mereka.

Warga berharap BPBD Aceh Tenggara segera melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi tanggul yang mulai menipis, mengidentifikasi tingkat kerawanan, serta menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penanganan sejak dini dinilai penting agar ancaman banjir tidak berkembang menjadi bencana yang menimbulkan kerusakan rumah, kegagalan panen, dan kerugian ekonomi bagi masyarakat.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari BPBD Aceh Tenggara mengenai rencana penanganan tanggul di Desa Kuning I. Konfirmasi dari pihak terkait diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai langkah penanganan yang akan dilakukan. (*)

Berita Terkait

Bukti Lemahnya Pengawasan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat, 6 Alat Berat Rusak Lolos Tanpa Quality Control ke Aceh Tenggara
Kapolsek Turun ke Air Dorong Motor Warga, Sementara BPJN Aceh dan Pemerintah Aceh Dinilai Abai, Warga Panggil Gubernur Jawa Barat
Enam Bulan Belum Terima Gaji Sepanjang Tahun 2026, Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Pertanyakan Hak Mereka ke Pemda
Desakan Hentikan Galian C Menguat, Masyarakat Lima Desa Aceh Tenggara Kehilangan Lahan Gara-gara Tanggul Jebol
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Dugaan Dana BOK Sempat Masuk Rekening Staf Puskesmas Lawe Dua

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Bukti Lemahnya Pengawasan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat, 6 Alat Berat Rusak Lolos Tanpa Quality Control ke Aceh Tenggara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Kapolsek Turun ke Air Dorong Motor Warga, Sementara BPJN Aceh dan Pemerintah Aceh Dinilai Abai, Warga Panggil Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Enam Bulan Belum Terima Gaji Sepanjang Tahun 2026, Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Pertanyakan Hak Mereka ke Pemda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Desakan Hentikan Galian C Menguat, Masyarakat Lima Desa Aceh Tenggara Kehilangan Lahan Gara-gara Tanggul Jebol

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:12 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:50 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:51 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WIB

Dugaan Dana BOK Sempat Masuk Rekening Staf Puskesmas Lawe Dua

Berita Terbaru