Ketua Komisi III DPRA Hj. Aisyah Ismail, S.Ag (Kak Iin) Dukung Penuh Langkah Gubernur Aceh Perjuangkan Kepentingan Daerah dalam Pengembangan WK South Andaman

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:51 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 02-06-2026 – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, Hj. Aisyah Ismail, S.Ag, yang akrab disapa Kak Iin, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang telah menyurati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia terkait permohonan penundaan persetujuan Plan of Development (PoD) I Lapangan Tangkulo pada Wilayah Kerja (WK) South Andaman.

Menurut Kak Iin, sikap yang diambil Gubernur Aceh merupakan bentuk keberpihakan yang nyata terhadap kepentingan rakyat Aceh agar pengelolaan sumber daya alam strategis di wilayah Aceh dapat memberikan manfaat maksimal bagi daerah, baik dari sisi ekonomi, investasi, lapangan kerja maupun pembangunan industri hilir migas.

“Kami di Komisi III DPRA mendukung sepenuhnya langkah Bapak Gubernur Aceh yang meminta agar persetujuan PoD I Lapangan Tangkulo ditunda sampai tercapai kesepakatan yang mengakomodir kepentingan Aceh. Ini adalah bentuk perjuangan agar kekayaan alam Aceh benar-benar memberikan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Aceh,” ujar Kak Iin.

Ia menegaskan bahwa Aceh memiliki infrastruktur strategis yang telah tersedia, khususnya di kawasan Arun, sehingga sangat wajar apabila Pemerintah Aceh mendorong pemanfaatan fasilitas tersebut dalam pengembangan blok migas South Andaman.

Menurutnya, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun serta fasilitas pendukung lainnya harus menjadi bagian penting dalam perencanaan pengembangan migas di Aceh. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang lahir dari investasi sektor energi tidak hanya dinikmati oleh perusahaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Kita ingin Aceh tidak hanya menjadi daerah penghasil sumber daya alam. Yang lebih penting adalah bagaimana investasi tersebut mampu menghadirkan industri turunan, membuka lapangan pekerjaan bagi putra-putri Aceh, meningkatkan pendapatan daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Kak Iin juga mengapresiasi langkah Pemerintah Aceh yang terus mengedepankan dialog dan komunikasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah pusat dan investor, guna mencari solusi terbaik yang saling menguntungkan.

Sebagai Ketua Komisi III DPRA yang membidangi sektor energi, pertambangan dan investasi, ia memastikan DPRA akan terus mengawal setiap kebijakan strategis yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam Aceh agar tetap sejalan dengan semangat keadilan, keberlanjutan dan kesejahteraan rakyat.

“Partai Aceh dan Komisi III DPRA akan selalu berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak Aceh sebagaimana amanat rakyat dan semangat perdamaian yang telah kita bangun bersama. Kekayaan alam Aceh harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Kak Iin berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan aspirasi Pemerintah Aceh serta memberikan ruang yang cukup untuk mencapai kesepakatan terbaik sebelum persetujuan PoD I Lapangan Tangkulo ditetapkan.

“Kita mendukung investasi, tetapi investasi juga harus memberikan manfaat yang adil dan berkelanjutan bagi Aceh. Itulah yang sedang diperjuangkan oleh Pemerintah Aceh hari ini, dan kami mendukung penuh langkah tersebut,” tutup Kak Iin.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
ASDP Sigap Tangani Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Investigasi dan Keselamatan Jadi Perhatian Utama
Latihan Menembak di Markas Brimob, Anggota DPRA Termuda Diana Putri Amelia Asah Fokus dan Kedisiplinan
Terapkan Prinsip BETAH, Kapolda Aceh Pantau Langsung Rikkes Tahap II 175 Calon Bintara Polri
Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong
Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, 170 Atlet Ikuti Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:47 WIB

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:30 WIB

ASDP Sigap Tangani Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Investigasi dan Keselamatan Jadi Perhatian Utama

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:36 WIB

Latihan Menembak di Markas Brimob, Anggota DPRA Termuda Diana Putri Amelia Asah Fokus dan Kedisiplinan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:12 WIB

Terapkan Prinsip BETAH, Kapolda Aceh Pantau Langsung Rikkes Tahap II 175 Calon Bintara Polri

Senin, 8 Juni 2026 - 18:13 WIB

Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:25 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:08 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, 170 Atlet Ikuti Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:38 WIB

Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris

Berita Terbaru