PASCA BANJIR MELANDA ACEH TAMIANG, SEBERAPA PENTING PERAN LEMBAGA BAGI PEMERINTAH DAERAH?

KABIRO ACEH TAMIANG

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:29 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang, Indonesia — Banjir hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang memang mulai surut. Namun di balik surutnya air, tersisa duka mendalam bagi masyarakat. Rumah-rumah dipenuhi lumpur, aktivitas ekonomi lumpuh, fasilitas umum rusak, dan banyak keluarga masih bertahan dalam kondisi serba terbatas. Perbincangan antara Ketua DPC BAI Aceh Tamiang Syamsul, Sekretaris DPD  LPSA Aceh Tamiang Syarifah dan Pengamat Sosial Edi Aduhai akhirnya sampai kepada  peran organisasi yang kurang atau tidak dilibatkan, ada apa? Perbincangan dilaksanakan di Kembar Caffe, Karang Baru Aceh Tamiang (15/5/2026)

Di tengah situasi kondisi saat ini, muncul pertanyaan besar yang ramai diperbincangkan masyarakat:

“Seberapa penting peran lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, dan relawan bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam penanganan pasca bencana?” Jawabannya dinilai sangat penting.

Syamsul menyampaikan bahwa pasca bencana bukan hanya soal membersihkan sisa banjir, tetapi juga tentang memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak secara ekonomi, sosial, dan psikologis. Dalam kondisi seperti ini selayaknya pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Keberadaan lembaga sosial dan organisasi kemasyarakatan dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan. Mereka hadir membantu penyaluran bantuan, pendataan korban, pendampingan masyarakat, hingga membangun kembali semangat warga yang kehilangan harapan akibat musibah,” ujar Syamsul.

Sementara itu Syarifah sebagai Sekretaris DPD LPSA menyampaikan bahwa  lembaga sosial memiliki peranan strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Kehadiran mereka dinilai mampu mempercepat penyampaian aspirasi warga, membantu koordinasi bantuan kemanusiaan, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Ketika bencana datang, yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan materi, tetapi juga perhatian, kepedulian, dan kehadiran nyata di tengah penderitaan mereka,” ujarnya.

Selain itu, berbagai pihak juga mendorong agar perusahaan-perusahaan melalui program CSR turut berkontribusi membantu pemulihan masyarakat Aceh Tamiang, terutama bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir hidrometeorologi.

Pengamat sosial  Edi Aduhai menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pasca bencana.

Kini masyarakat berharap seluruh pihak tetap bersatu dan tidak meninggalkan rakyat berjuang sendirian setelah banjir berlalu.

“Karena sesungguhnya, saat air banjir mulai surut, perjuangan masyarakat untuk bangkit justru baru dimulai,” pungkas Edi. (Saut Simanjuntak)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang Menyambut Silahturahmi Gabungan Anak Tangsi (GATANG) Asrama Polisi Kualasimpang Aceh Tamiang
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
DPC BAI Aceh Tamiang Conveys the Meaning of Pancasila Day for Flood-Affected Communities
DPC BAI Aceh Tamiang Sampaikan Makna Hari Lahir Pancasila bagi Masyarakat Pasca Banjir
DPC of the Indonesian Advocacy Agency (BAI) Aceh Tamiang Responds to Controversy Over Aceh Education Head’s Statement on Journalists and NGOs
DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang Tanggapi Kisruh Pernyataan Kadisdik Aceh Soal Wartawan dan LSM
INAR Pidie Students Distribute Social Assistance for Flood Victims in Aceh Tamiang
Mahasiswa INAR Pidie Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Hidrometeorologi Aceh Tamiang

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:40 WIB

Polrestabes Medan Diduga Melindungi Mamak Maling, Laporan Fitnah 6 Bulan Diperam ?

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:00 WIB

Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:33 WIB

Peaceful Muharram 1448 H, Kemenag Pringsewu Salurkan 175 Paket Santunan Untuk Yatim dan Disabilitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:55 WIB

Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:31 WIB

Tanam Jagung Tumpang Sari 0,5 Ha di Koto Damai, Polsek Kampar Kiri Hilir Dukung Petani Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:39 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:13 WIB

Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:58 WIB

Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Jul 2026 - 16:14 WIB