Debat  Memanas Soal Jadup di Aceh Tamiang, Syamsul Ketua DPC BAI dan Edi Aduhai Saling Adu Pendapat Soal Bantuan yang Belum Cair

KABIRO ACEH TAMIANG

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:42 WIB

50382 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang — Polemik bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi korban banjir kembali memanas di tengah masyarakat. Perdebatan terbuka antara Ketua DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang, Syamsul, dengan penggiat sosial Edi Alias  Aduhai menjadi perhatian publik setelah keduanya menyampaikan pandangan berbeda terkait pencairan bantuan Jadup yang dinilai belum merata di Premium Caffe, Kamis (14 Mei, 2026)

Dalam pernyataannya, Edi Alias Aduhai menegaskan bahwa masyarakat harus diberikan penjelasan secara terbuka terkait data penerima bantuan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah warga korban bencana.

“Jangan sampai masyarakat yang benar-benar terdampak merasa dianaktirikan. Mereka sudah cukup menderita akibat banjir, jangan lagi ditambah dengan ketidakjelasan bantuan,” tegas Edi dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemerintah dan pihak terkait harus transparan terhadap proses verifikasi data penerima Jadup agar tidak muncul dugaan pilih kasih maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Namun pernyataan itu mendapat tanggapan dari Ketua DPC BAI Aceh Tamiang Syamsul  yang meminta semua pihak menahan diri dan tidak menggiring opini yang dapat memperkeruh suasana.

“Kita harus memahami bahwa proses pencairan bantuan memiliki tahapan dan mekanisme. Jangan sampai masyarakat dibuat panik seolah-olah bantuan tidak akan cair sama sekali,” ujar Syamsul.

Perdebatan keduanya semakin menarik perhatian warga setelah masing-masing menyampaikan argumentasi melalui berbagai forum sosial dan pertemuan masyarakat. Sebagian warga mendukung sikap kritis Edi yang dianggap memperjuangkan suara korban banjir, sementara sebagian lainnya menilai pandangan Syamsul lebih menenangkan dan mengajak masyarakat bersabar menunggu proses verifikasi selesai.

Di tengah perdebatan itu, suara masyarakat kecil justru menjadi yang paling menyentuh. Banyak warga mengaku bingung dan berharap persoalan Jadup tidak dijadikan ajang saling menyalahkan.

“Kami tidak ingin ada ribut-ribut. Kami hanya berharap bantuan bisa segera turun untuk semua yang memang berhak,” ujar seorang warga korban banjir dengan nada sedih.

Situasi ini menggambarkan betapa sensitifnya persoalan bantuan pasca bencana di Aceh Tamiang. Di satu sisi, masyarakat membutuhkan transparansi dan kepastian. Namun di sisi lain, stabilitas sosial juga harus dijaga agar tidak menimbulkan konflik baru di tengah kondisi warga yang masih berjuang bangkit dari musibah.

Hingga kini, proses pencairan Jadup disebut masih terus berlangsung secara bertahap sesuai hasil validasi data dari instansi terkait. Pemerintah daerah pun diharapkan mampu menjadi penengah serta memastikan seluruh masyarakat terdampak memperoleh hak mereka secara adil dan tepat sasaran. (Saut Simanjuntak)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang Menyambut Silahturahmi Gabungan Anak Tangsi (GATANG) Asrama Polisi Kualasimpang Aceh Tamiang
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
DPC BAI Aceh Tamiang Conveys the Meaning of Pancasila Day for Flood-Affected Communities
DPC BAI Aceh Tamiang Sampaikan Makna Hari Lahir Pancasila bagi Masyarakat Pasca Banjir
DPC of the Indonesian Advocacy Agency (BAI) Aceh Tamiang Responds to Controversy Over Aceh Education Head’s Statement on Journalists and NGOs
DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang Tanggapi Kisruh Pernyataan Kadisdik Aceh Soal Wartawan dan LSM
INAR Pidie Students Distribute Social Assistance for Flood Victims in Aceh Tamiang
Mahasiswa INAR Pidie Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Hidrometeorologi Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:11 WIB

Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05 WIB

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Sabtu, 5 September 2026 - 20:01 WIB

Koperasi Merah Putih Dihadapkan pada Tantangan SDM, Tata Kelola, dan Keberlanjutan

Jumat, 4 September 2026 - 19:55 WIB

Dua Kandidat Desak Pemeriksaan Terbuka, Syarat Domisili Nasti Dipersoalkan Setelah Pilkam Gunung Bakti Berakhir

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:40 WIB

CV Tumangger Cup I Siap Panaskan Lapangan, Pemain Bertarung, Sportivitas Tetap Diutamakan

Berita Terbaru