Momen Ramadan Dimaknai dengan Berbagi, Kapolres Aceh Tenggara Tekankan Arti Sosial Pembagian Daging Meugang

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:27 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polres Aceh Tenggara melaksanakan kegiatan berbagi daging Meugang kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), para ustaz dari pesantren, serta jajaran internal kepolisian. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, ini menjadi bagian dari tradisi lokal sekaligus sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.

Dalam suasana yang hangat dan akrab, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhenri. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata pemberian dalam arti material, tetapi lebih kepada wujud kepedulian, penghargaan, dan kebersamaan antara institusi kepolisian dan masyarakat luas. Pembagian daging Meugang menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk tidak melihat dari sisi jumlah atau besaran bantuan yang diberikan, melainkan dari niat dan semangat kebersamaan yang menyertainya. Tradisi Meugang yang hidup dan mengakar di tengah masyarakat Aceh, menurutnya, adalah momentum yang tepat untuk saling berbagi, menguatkan tali silaturahmi, dan menunjukkan empati terhadap sesama, apalagi ketika dilakukan menjelang bulan yang penuh ampunan dan rahmat.

Dalam kesempatan itu, Kapolres turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja Polri, termasuk media dan LSM, yang selama ini telah berperan penting dalam menyukseskan program-program kepolisian di Aceh Tenggara. Ia menilai peran media dan organisasi masyarakat memiliki arti strategis dalam membangun pemahaman publik, meningkatkan kerja sama, serta menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada para ustaz pesantren atas kontribusi mereka dalam membina moral dan spiritual generasi muda di wilayah tersebut.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf jika selama ini terdapat kesalahan ataupun kekhilafan dalam interaksi yang terjadi antara jajarannya dan masyarakat. Ia berharap momentum Ramadan menjadi saat yang tepat untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebajikan, saling menghormati, dan menjaga kedamaian. Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, serta mengisi waktu-waktu penuh rahmat ini dengan kegiatan positif yang membawa manfaat bagi sesama.

Kegiatan pembagian daging Meugang ini berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Penerima daging tampak menyambutnya dengan antusias dan rasa syukur, sementara para personel kepolisian yang terlibat juga menunjukkan semangat pelayanan yang tulus. Tradisi Meugang, yang terus dilestarikan di berbagai daerah di Aceh, tercermin dalam kegiatan sederhana namun sarat makna yang digelar oleh Polres Aceh Tenggara ini. Melalui momentum tersebut, tercermin kebersamaan yang melampaui batas institusi dan golongan, mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat yang mereka layani. (RED)

Berita Terkait

Bukti Lemahnya Pengawasan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat, 6 Alat Berat Rusak Lolos Tanpa Quality Control ke Aceh Tenggara
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Kapolsek Turun ke Air Dorong Motor Warga, Sementara BPJN Aceh dan Pemerintah Aceh Dinilai Abai, Warga Panggil Gubernur Jawa Barat
Enam Bulan Belum Terima Gaji Sepanjang Tahun 2026, Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Pertanyakan Hak Mereka ke Pemda
Desakan Hentikan Galian C Menguat, Masyarakat Lima Desa Aceh Tenggara Kehilangan Lahan Gara-gara Tanggul Jebol
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:11 WIB

Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05 WIB

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Sabtu, 5 September 2026 - 20:01 WIB

Koperasi Merah Putih Dihadapkan pada Tantangan SDM, Tata Kelola, dan Keberlanjutan

Jumat, 4 September 2026 - 19:55 WIB

Dua Kandidat Desak Pemeriksaan Terbuka, Syarat Domisili Nasti Dipersoalkan Setelah Pilkam Gunung Bakti Berakhir

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:40 WIB

CV Tumangger Cup I Siap Panaskan Lapangan, Pemain Bertarung, Sportivitas Tetap Diutamakan

Berita Terbaru