Dari Lahan Air Joman untuk Negeri: Jajaran Pemasyarakatan Sumut dan Pemda Asahan Tancap Gas Tanam Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional!

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:39 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara – Penanaman jagung perdana digelar di Lahan Air Joman sebagai langkah nyata optimalisasi lahan produktif di wilayah Sumatera Utara, Jum’at(13/2). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Yudi Suseno, Wakil Bupati Asahan, Kalapas Tanjung Balai Asahan, Kalapas Labuhan Ruku, Pejabat struktural dan Staf Lapas Labuhan Ruku. Penanaman dilakukan sebagai tanda dimulainya pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Program tersebut menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai pondasi ketahanan nasional, sekaligus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk berperan aktif dalam penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan sumber daya yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Yudi Suseno menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara jajaran pemasyarakatan dan pemerintah daerah. Menurutnya, momentum penanaman jagung perdana ini menjadi awal yang baik untuk mengembangkan lahan agar lebih produktif serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan warga binaan.

Ia menegaskan bahwa lahan yang telah diberikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pengembangan sektor pertanian dan peternakan di atas lahan tersebut diharapkan tidak hanya sebatas program sesaat, melainkan menjadi proyek jangka panjang yang mampu berkembang dan berdaya saing ke depan.

Lebih lanjut, Kakanwil berharap kawasan ini dapat menjadi contoh pengelolaan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang berkelanjutan, lahan Air Joman diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan sekaligus menjadi sumber pembelajaran keterampilan bagi warga binaan.

Wakil Bupati Asahan dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap berkolaborasi dalam mendukung pengembangan pertanian dan peternakan di lahan tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam menciptakan program pembinaan yang produktif dan berdampak luas. Kehadiran pemerintah daerah juga menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kalapas Labuhan Ruku menyatakan komitmennya untuk menjadikan lahan di Air Joman sebagai pusat industri pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa pengembangan pertanian dan peternakan ini akan dijalankan secara terencana, profesional, dan berorientasi pada hasil yang berkelanjutan.

Dengan dimulainya penanaman jagung perdana ini, diharapkan Lahan Air Joman dapat berkembang menjadi kawasan industri pembinaan yang produktif dan mandiri. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.(AVID/rel)

Berita Terkait

Peduli Kesehatan Masyarakat Perbatasan, Pos Mentari Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Gelar Pelayanan Medis Door-to-Door di Desa Badau
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:05 WIB

MBG di Persimpangan: Efisiensi Jangan Kalahkan Keamanan Pangan

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

PW FAST RESPON DPW ACEH Resmi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:51 WIB

Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:16 WIB

Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Anggota DPR RI M. Nasir Djamil Distribusikan 33 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Aceh

Senin, 25 Mei 2026 - 17:38 WIB

DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

‎5 Pertanyaan Krusial Dibalas Bungkam, RSU Bunda Malah Titip Bantahan ke Oknum Wartawan

Berita Terbaru