Melerai Keributan Rumah Tangga, Castro Justru Dikejar dengan Tombak

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 01:08 WIB

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raja, Ogan Ilir – Sebuah insiden menegangkan terjadi pada Minggu malam (28/09/2025) pada pukul 21.00 WIB di Kelurahan Tanjung Raja. Castro, seorang warga yang berniat baik memisahkan keributan rumah tangga, justru nyaris kehilangan nyawa akibat ancaman pembunuhan dengan senjata tajam berupa tombak Babi yang dilakukan oleh Rizal Ependi.

Awal Kejadian

Keributan bermula ketika seorang ibu bernama Dar datang ke rumah Castro meminta pertolongan. Ia mengadu bahwa suaminya, Rizal Ependi, memukul anak kandungnya sendiri hanya karena membela seorang gadis remaja bernama Prisa yang tinggal menumpang di rumah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tergerak rasa kasihan, Castro bersama sang istri mendatangi rumah Dar dan Rizal Ependi. Niatnya sederhana: menenangkan keadaan, memberi nasihat, dan mencegah terjadinya kekerasan lebih jauh. Namun suasana kian memanas. Adu mulut antara Rizal Ependi dan istrinya, Dar, tak kunjung reda.

Mencegah Kekerasan Berujung Ancaman Maut, ” Saat emosi memuncak, seorang warga bernama Anggun yang tengah hamil berteriak meminta tolong karena Rizal hendak melukai istrinya sendiri. Castro spontan melerai dan mencoba menenangkan.

Namun bukannya menghargai niat baik tersebut, Rizal Ependi justru marah besar. Ia mengambil tombak babi dan mengacungkannya ke arah Castro sambil berteriak:
“Pergi kau dari rumahku! Kalau tidak, kutombak kau mati!”

Suasana pun mencekam. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Castro berusaha menghindar, bahkan melompat turun dari tangga rumah demi selamat dari hunusan senjata tajam. Rizal masih terus mengejar hingga 10–15 meter jauhnya, beruntung Castro berhasil selamat.

Laporan ke Polisi: ” Merasa nyawanya terancam, pada pukul 21.30 WIB Castro bersama istrinya segera mendatangi Polsek Tanjung Raja untuk melaporkan insiden tersebut. Mendapat laporan, pihak kepolisian langsung menuju lokasi rumah Rizal Ependi. Sayangnya, pelaku sudah kabur bersama Prisa, gadis yang menjadi pemicu keributan.

Kapolsek Tanjung Raja kemudian meminta keluarga pelaku dan RT setempat untuk segera menghubungi Rizal agar mendatangi kantor polisi dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Tegas! Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan ”
Castro menegaskan kepada aparat dan keluarga pelaku: “Jika Rizal Ependi tidak meminta maaf, tidak membuat surat perjanjian tertulis, dan tidak menyesali perbuatannya yang hampir mencelakai nyawa orang yang tidak bersalah, maka kasus ini akan saya bawa sampai ke tingkat Polda. Keadilan wajib ditegakkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.”

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bahwa niat baik justru sering dibalas dengan ancaman. Kekerasan dalam rumah tangga apalagi disertai pengancaman senjata tajam bukanlah perkara sepele. Negara wajib hadir menegakkan hukum, agar tidak ada lagi warga yang jadi korban hanya karena berusaha melerai dan menegakkan kebenaran.

PPWI-OI

Berita Terkait

Peduli Kesehatan Masyarakat Perbatasan, Pos Mentari Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Gelar Pelayanan Medis Door-to-Door di Desa Badau
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:11 WIB

Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05 WIB

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Sabtu, 5 September 2026 - 20:01 WIB

Koperasi Merah Putih Dihadapkan pada Tantangan SDM, Tata Kelola, dan Keberlanjutan

Jumat, 4 September 2026 - 19:55 WIB

Dua Kandidat Desak Pemeriksaan Terbuka, Syarat Domisili Nasti Dipersoalkan Setelah Pilkam Gunung Bakti Berakhir

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:40 WIB

CV Tumangger Cup I Siap Panaskan Lapangan, Pemain Bertarung, Sportivitas Tetap Diutamakan

Berita Terbaru