Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia Di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 18:17 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Sudah hampir lima bulan sejak banjir besar menerjang Kecamatan Pirak Timu pada 26 November 2025 lalu. Namun hingga kini, seorang lansia bernama Barensyah (68), warga Desa Alue Bungkoh, masih harus bertahan hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa kejelasan bantuan.

Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya hanyut dibawa arus banjir. Sejak itu, Barensyah hanya mampu membangun hunian darurat dari sisa-sisa material seadanya. Kondisi tempat tinggal tersebut jauh dari layak huni, dengan dinding papan sederhana dan atap yang tidak memadai untuk melindungi dari cuaca.

Hidup seorang diri karena anak-anaknya telah berkeluarga, Barensyah mengaku hingga saat ini belum menerima bantuan apa pun, baik berupa hunian tetap (huntap) maupun uang jatah hidup (jadup). Padahal, sejumlah wilayah lain yang terdampak banjir dilaporkan telah menerima bantuan serupa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya bisa menunggu. Sudah beberapa kali orang kecamatan dan Geuchik datang, katanya mau diusulkan rumah. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.

Menurut pengakuannya, aparat kecamatan dan pemerintah desa telah tiga kali mengunjungi dirinya dan menjanjikan pengusulan bantuan rumah. Namun hingga Sabtu (25/4/26), belum ada realisasi yang diterima.

Kondisi ini menambah beban bagi Barensyah yang di usia lanjut harus bertahan dalam keterbatasan. Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian nyata terhadap nasibnya.

“Harapan saya hanya satu, ingin punya rumah yang layak untuk tinggal,” tuturnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masih ada korban bencana yang belum tersentuh bantuan secara merata, khususnya kelompok rentan seperti lansia yang hidup sendiri. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar tidak ada lagi warga yang terabaikan pascabencana.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Perkuat Pengawasan Internal, Kapolres Aceh Utara Periksa Inventaris Senjata Api
Polsek Nibong Salurkan Bansos untuk Warga Kurang Mampu, Jelang Hari Bhayangkara ke-80,
Jelang HUT Bhayangkara ke-80 Polsek Paya Bakong Salurkan Bantuan Bansos Kepada warga Lansia
Jelang HUT Bhayangkara ke 80 Pengurus Bhayangkari Ranting Baktiya Barat Salurkan Bansos ke Warga Kurang Mampu
Empat Pria Dan Sabu 64 Gram Diciduk Polisi Di Nisam
Satlantas Polres Aceh Utara Antisipasi Balap Liar, Empat Motor Knalpot Brong Diamankan Saat Patroli Blue Light
Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong
Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terbaru