Papan Tulis Ambruk Timpa Siswa, Rehabilitasi Sekolah Diduga Dikerjakan Asal Jadi

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 22:28 WIB

50353 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kutacane_Diduga proyek perkerjaan rehabilitasi 6 ruang di SD Negeri Kuta Buluh Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara, yang memakai Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun anggaran 2024, dengan nomor kontrak 195/SPK/DIKBUD/DAU-SD/VIII/2024. Yang dilaksanakan oleh CV. Aira Amora telan korban luka, salah satu siswa di saat bersekolah. Senin (14/4/2025). Diduga pelaksanaan Rehabilitas tersebut dikerjakan asal jadi.

Proyek rehabilitasi ruang yang dilaksanakan selama 120 hari (dengan hitungan kalender) yang dimulai dari 23 Agustus 2024, Selesai pada 20 Desember 2024 lalu. Ambruk di bagian papan tulis yang berjenis Granit dan menimpa salah satu siswa bernama Hardiansyah (11/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari Kepala Sekolah SD Negeri Kuta Buluh Nurdewi, S.Pd. yang diminta keterangannya melalui via Telefon sekitar pukul 09.13 WIB pagi (12/4), Nurdewi, S.Pd., mengatakan papan tulis dinding yang terbuat dari bahan Granit tersebut tiba-tiba terlepas dan menimpa jari salah satu siswa.

Setelah kejadian, Nurdewi mengamati bahwa papan tulis berjenis Granit, dilengketkan hanya mengerok dinding secara dangkal, hanya memecahkan dinding sedikit lalu dilengketkan dengan semen, alhasil tidak terlalu lengket.

“Cuma tadi saya lihat model dia melengketkan itu tidak dikeroknya itu, Cuma dipecah-pecahkan sedikit begitu, kayak asal lengket kek gitu saya lihat. Granit itu kan berat, semennya pun gak banyak saya liat.” Terang Nurdewi

Menurut keterangan Nurdewi rehabilitasi 6 ruang di SD Negeri Kuta Buluh belum dilakukan serah terima kepada pihak sekolah hingga sekarang. Perihal tidak ingin menghambat proses pembelajaran di SD tersebut, para siswa terpaksa memakai ruang yang telah di rehab. “sebab tidak ada lagi ruangan lain yang memadai.” Lanjut Nurdewi.

Setelah kejadian ambruknya papan tulis, Nurdewi melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara perihal kejadian tersebut. Kemudian diutus oleh pemborong beberapa tukang untuk memperbaiki papan tulis yang roboh.

pada saat berlangsungnya perbaikan papan tulis yang roboh oleh tukang, Kepala Sekolah Nurdewi, S.Pd. sempat menanyakan kehadiran Kepala Pemborong.

“Mana kepala pemborongnya, tanya saya, namun tukang mengatakan kepada saya dia hanya disuruh kemari untuk memperbaiki bangunannya ada yang roboh”. Jelas Nurdewi melalui via telefon kepada Tim Wartawan.

Melihat kejadian yang menimpa siswanya, Kepala Sekolah Nurdewi, S.Pd., meminta agar papan tulis berbahan granit di 6 ruang yang di rehabilitasi harus ditinjau ulang.

Dengan kejadian tersebut, Tim Media meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) meninjau kelayakan pengerjaan rehabilitasi bangunan.

Diketahui dari keterangan orang tua korban, Kontraktor dari CV. Aira Amora yang bertanggung jawab atas proyek rehabilitasi ruang sekolah di SD Negeri Kuta Buluh, dari awal kejadian hingga hari ini, tidak pernah menjenguk dan mengobati luka Hardiansyah.

“Dari awal anak saya tertimpa, sampai hari ini pihak kontraktor tidak pernah menjenguk, ataupun mengobati luka dari anak saya, ini obat anak saya pun sudah habis. Cuma pihak sekolah yang pernah menjenguk” Kata orang tua korban Junedi alias Sumot warga Desa Paye Rampung Kecamatan Bukit Tusam.

Melihat tidak adanya penanggungjawaban dari pihak CV. Aira Amora, pada saat Tim Wartawan menkonfirmasi kejadian siswa yang tertimpa kepada pihak kontraktor melalui via pesan Whatsaap peribadinya Minggu (13/4) kemarin, namun hasil nihil, pihak kontraktor mengabaikan konfirmasi tersebut hingga hari ini.

(Tim)

Berita Terkait

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara
Bukti Lemahnya Pengawasan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat, 6 Alat Berat Rusak Lolos Tanpa Quality Control ke Aceh Tenggara
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Kapolsek Turun ke Air Dorong Motor Warga, Sementara BPJN Aceh dan Pemerintah Aceh Dinilai Abai, Warga Panggil Gubernur Jawa Barat
Enam Bulan Belum Terima Gaji Sepanjang Tahun 2026, Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Pertanyakan Hak Mereka ke Pemda
Desakan Hentikan Galian C Menguat, Masyarakat Lima Desa Aceh Tenggara Kehilangan Lahan Gara-gara Tanggul Jebol
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terbaru