ACEH – Kepedulian kemanusiaan kembali menjangkau masyarakat di pelosok daerah. JRS Indonesia melaksanakan program bantuan alat bantu mobilitas bagi warga yang membutuhkan di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam program tersebut, tercatat sebanyak 12 penerima manfaat dengan bantuan berupa 9 unit kursi roda dan 3 tongkat kaki.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung mobilitas warga yang mengalami keterbatasan fisik agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Koordinator JRS Indonesia, Entis Sutisna, bersama Field Officer Muhammad Sarli, serta didampingi seorang perwakilan LSM Yayasan Geutanyoe. Jamilati
Menjangkau Masyarakat hingga Pelosok Desa
Di Kabupaten Aceh Timur, sasaran program meliputi Desa Batu Sumbang dan Desa Ujung Karang, Kecamatan Serbajadi.
Sementara di Kabupaten Aceh Tamiang, jangkauan program mencakup Desa Lhok Medang Ara, Kecamatan Manyak Payed; Desa Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang; Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru
Desa Alur Cantik dan Desa Mesjid Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara; Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak; Desa Suka Mulia; serta Desa Tanjung Lipat I, tepatnya di Dusun Inpres.
Jangkauan tersebut memperlihatkan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan warga hingga tingkat desa, terutama bagi masyarakat yang memerlukan dukungan alat bantu mobilitas.
Sembilan Kursi Roda dan Tiga Tongkat Kaki
Bagi penyandang disabilitas dan warga dengan keterbatasan fisik, alat bantu mobilitas memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Kursi roda dapat membantu perpindahan, sedangkan tongkat kaki dapat mendukung keseimbangan dan kemampuan berjalan sesuai kondisi pengguna.
Karena itu, bantuan ini bukan sekedar penyerahan perlengkapan, melainkan bentuk dukungan terhadap aksesibilitas, kemandirian, dan kualitas hidup penerima manfaat.
Ketepatan pendataan serta kesesuaian alat bantu dengan kebutuhan masing-masing penerima menjadi hal penting agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara optimal.
Kolaborasi untuk Memperkuat Nilai Kemanusiaan
Kehadiran JRS Indonesia bersama pendamping dari LSM Yayasan Geutanyoe menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Program kemanusiaan seperti ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi yang berkelanjutan antara lembaga sosial, pemerintah setempat, dan masyarakat, sehingga kebutuhan penyandang disabilitas semakin mendapat perhatian.
Pada akhirnya, kepedulian bukan hanya diukur dari jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga dari sejauh mana bantuan tersebut menjawab kebutuhan dan membantu penerima menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat.
Melalui program ini, harapan untuk membangun lingkungan yang lebih peduli dan inklusif di Aceh Timur serta Aceh Tamiang diharapkan terus tumbuh.
{Jurnalis Agus Suriadi}




























