Danrem Dan Kapolda Riau Hadiri Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Riau

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025 - 15:49 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai, – Komandan Resor Militer031/Wira Bima , Brigjen TNI Sugiyono, menghadiri Apel Kesiapsiagaan dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Apel ini berlangsung di Lapangan Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, pada Kamis (27/3), dengan dihadiri oleh Gubernur Riau Bapak H.Abdul Wahid,M.Si., Wakil Gubernur Riau Bapak H. S.F Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Herjawan,S.I.K.,M.H.,M.Hum., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan Kota Dumai.

Apel kesiapsiagaan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla yang kerap terjadi di Riau, terutama menjelang musim kemarau. Dalam sambutannya, Gubernur Riau menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Danrem 031/WB, Brigjen TNI Sugiyono, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh upaya pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. “Kami telah menyiapkan personel dan peralatan untuk membantu penanganan Karhutla, termasuk patroli bersama dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” ujarnya.

Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Hery Herjawan,S.I.K.,M.H.,M.Hum., juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan dengan melaporkan jika menemukan indikasi atau tindakan pembakaran liar.

Apel ini diakhiri dengan pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam penanggulangan Karhutla. Diharapkan, dengan kesiapsiagaan yang optimal, Provinsi Riau dapat lebih efektif dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan, sehingga dampak negatif, seperti kabut asap, dapat diminimalisir. (Pen031/WB)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.
Skandal Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Berakhir, Jangan Serang Orang Lain Tanpa Bukti!

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Isu Propam Turun ke Pontianak Ditepis, Agus Flores: Informasi Simpang Siur Menjurus Hoaks

Senin, 8 Juni 2026 - 10:43 WIB

Fokus Peringatan Hari Bhayangkara, Korlantas Polri Resmi Tunda Operasi Patuh 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 09:45 WIB

PW-FRN Counter Polri Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-51 Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edizzon Izir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:28 WIB

Habiburokhman Dukung BNN Bongkar Jaringan Narkotika Rusia Di Bali

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:21 WIB

Mantan Wakabadan BGN SS Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi dan Jual Beli Titik SPPG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:10 WIB

Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi Dari Rusia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:58 WIB

BNN Tangkap 2 WN Rusia di Bali, 7 Kg Narkotika Hashish Disita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:40 WIB

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar 8-21 Juni, Korlantas Polri Kedepankan 60 persen Penegakan Hukum Berbasis ETLE

Berita Terbaru