Agus Flores: Stop Pemberian THR ke Dewan Pers, Itu Bukan Hak Mereka!

AGUS SURIADI

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 23:28 WIB

50327 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN), Agus Flores, menegaskan larangan bagi organisasi atau instansi mana pun untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Dewan Pers. Menurutnya, tindakan tersebut tidak memiliki dasar hukum dan berpotensi mengancam kebebasan pers di Indonesia.

“Organisasi mana pun, instansi mana pun, dilarang memberikan THR kepada Dewan Pers. Mereka bukan lembaga yang berhak mengatur wartawan karena wartawan diatur langsung dalam Undang-Undang,” tegas Agus Flores dalam pernyataannya, Jumat (14/03/2025).

Agus menilai, Dewan Pers seharusnya hanya menjalankan fungsi pendataan, bukan mengatur wartawan secara sepihak. Ia mengkritik keras adanya indikasi dominasi Dewan Pers yang menurutnya bertindak layaknya penguasa terhadap wartawan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tugas Dewan Pers itu mendata, bukan seperti negara yang mengatur rakyatnya atau seorang raja yang memerintah bawahannya. Wartawan bukan anggota Dewan Pers, jadi tidak ada alasan mereka ikut campur terlalu jauh,” imbuhnya.

Pernyataan keras ini dilontarkan Agus sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan yang dinilai membatasi ruang gerak jurnalis. Ia menegaskan bahwa independensi wartawan harus dijaga, tanpa ada tekanan atau intervensi dari pihak mana pun.

“Kami akan terus mengawal kebebasan pers di Indonesia. Jangan ada pihak yang coba-coba mengekang atau membatasi jurnalis dengan kebijakan yang tidak berdasar. Ini ancaman serius bagi demokrasi,” pungkas Agus.

PW FRN sendiri dikenal sebagai organisasi jurnalis yang aktif mengadvokasi hak-hak wartawan di berbagai daerah di Indonesia. Dengan slogan “Salam Satu Pena untuk Nusantara,” Agus Flores mengajak seluruh insan pers untuk bersatu menjaga independensi dan kebebasan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

{Pimred}

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Mengapa Koruptor Wajib Ditembak Mati, Cuma Mati Yang Mampu Memutuskan Mata Rantainya
Pengamat Apresiasi Gerak Cepat Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla
Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir
Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM
Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Soroti Perolehan Gelar Doktor Kakorlantas Polri dalam Waktu Singkat
PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional
FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim
Mengaitkan AHY dengan Persoalan BGN, itu Salah Alamat dan Keliru

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:51 WIB

Kapolsek Darul Ihsan Perkuat Silaturahmi dengan Warga Melalui Pengajian Rutin Malam Jumat

Kamis, 5 November 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Warga, Kapolsek Peureulak Barat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 17:35 WIB

Hari kelima Evakuasi Boat wahab Di Batu Katak, Kapolsek Simpang Jernih Melalui Personel Reskrim Dan Bhabinkamtibmas Dampingi Warga Melidi

Selasa, 3 November 2026 - 12:11 WIB

Polisi Peduli Pendidkan, Kapolsek Julok Pimpin Upacara Bendera di SMP N 2 Julok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Cegah Kecelakaan Di Lintasan Batu Katak, Kapolsek Simpang Jernih Imbau Warga Utamakan Keselamatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Subuh Keliling di Idi Tunong, Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Polres Aceh Timur Berhasil Ungkap Kebun Ganja di Peureulak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Strong Point Pagi Hari, Polsek Idi Tunong Pastikan Keselamatan Pelajar

Berita Terbaru