Sorotan Terhadap Dana SWDKLLJ, Ketua Umum Fast Respon Dorong Transparansi

AGUS SURIADI

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 00:16 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum organisasi Fast Respon, R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, SH, MH, dikenal sebagai sosok yang aktif mengkaji berbagai produk hukum, khususnya yang dinilai tidak memenuhi asas kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Sejak usia muda, Agus disebut telah menaruh perhatian besar terhadap analisis regulasi. Berbagai kajian yang ia lakukan bahkan terdokumentasi dalam bentuk tulisan yang jumlahnya cukup banyak, mencerminkan konsistensinya dalam bidang tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, ia juga terlibat dalam kritik terhadap sejumlah produk peraturan daerah (Perda) yang dinilai bermasalah. Kajian-kajian tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perbaikan kebijakan publik agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu isu yang kembali menjadi sorotan adalah terkait dana Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang tertera dalam pajak kendaraan bermotor yang dikelola oleh PT Jasa Raharja.

Menurut Agus, isu ini pernah dibawa ke ranah hukum. Namun, proses tersebut hanya sampai pada putusan sela, dengan pertimbangan bahwa kewenangan mengadili berada di wilayah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atau sesuai domisili kantor pusat PT Jasa Raharja, serta melibatkan pemerintah sebagai pihak turut tergugat.

Ia mengakui bahwa proses lanjutan gugatan tersebut tidak diteruskan karena berbagai kesibukan.

Meski demikian, Agus menilai momentum saat ini penting untuk kembali mendorong keterbukaan terkait pengelolaan dana SWDKLLJ. Ia berharap adanya transparansi yang lebih jelas mengenai aliran dan penggunaan dana tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah kendaraan bermotor di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 172,9 juta hingga 173,7 juta unit. Dengan asumsi kontribusi SWDKLLJ sekitar Rp35.000 per kendaraan per tahun, potensi dana yang terkumpul mencapai triliunan rupiah.

Besarnya angka tersebut dinilai perlu diimbangi dengan sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel, agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas pemanfaatannya.

Agus juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan dana publik guna mencegah potensi penyimpangan. Ia mendorong agar pemerintah dan pihak terkait dapat membuka informasi secara lebih luas kepada masyarakat.

Transparansi, menurutnya, menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana yang bersumber dari masyarakat.

 

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Mengapa Koruptor Wajib Ditembak Mati, Cuma Mati Yang Mampu Memutuskan Mata Rantainya
Pengamat Apresiasi Gerak Cepat Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla
Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir
Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM
Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Soroti Perolehan Gelar Doktor Kakorlantas Polri dalam Waktu Singkat
PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional
FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim
Mengaitkan AHY dengan Persoalan BGN, itu Salah Alamat dan Keliru

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terbaru