Aktivis Hutan Dan Alam Menggoyang Nusantara

AGUS SURIADI

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 12:21 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Dalam beberapa tahun terakhir, pergerakan aktivis lingkungan yang fokus pada perlindungan hutan dan alam kian menguat di berbagai wilayah Nusantara. Gelombang aksi yang masif dan terorganisir ini dinilai telah memberikan dampak signifikan, hingga disebut “menggoyang Nusantara” dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup.

Pergerakan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah elemen media yang tergabung dalam Perkumpulan Wartawan Fast Respon Counter Polri. Organisasi tersebut disebut memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh nasional, termasuk Joko Widodo, Listyo Sigit Prabowo, serta Agus Andrianto yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri.

Di bawah bendera Fast Respon Counter Polri, sosok Raden Mas Agus Rugiarto atau yang dikenal sebagai Agus Flores menjadi figur sentral dalam menggerakkan jaringan dan konsolidasi aktivis. Ia disebut memiliki koneksi luas dengan berbagai kalangan, termasuk petinggi kepolisian dan tokoh nasional, yang turut memberikan perhatian terhadap isu-isu lingkungan yang diangkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui organisasi yang dipimpinnya, Agus Flores aktif mendorong penertiban berbagai aktivitas yang merusak lingkungan, khususnya praktik pertambangan ilegal. Gerakan ini mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat.

Presiden Prabowo Subianto bahkan telah menegaskan kepada para menteri terkait untuk segera mengambil langkah tegas dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai merusak ekosistem serta merugikan negara. Penegakan hukum diminta dilakukan tanpa pandang bulu, sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan sumber daya alam Indonesia.

Menguatnya sinergi antara aktivis, media, dan pemerintah diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup di Indonesia, sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Mengapa Koruptor Wajib Ditembak Mati, Cuma Mati Yang Mampu Memutuskan Mata Rantainya
Pengamat Apresiasi Gerak Cepat Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla
Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir
Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM
Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Soroti Perolehan Gelar Doktor Kakorlantas Polri dalam Waktu Singkat
PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional
FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim
Mengaitkan AHY dengan Persoalan BGN, itu Salah Alamat dan Keliru

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Green Policing, Kapolres Aceh Timur Hijaukan Kembali SMA Negeri 1 Simpang Ulim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Ditunjuk sebagai Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Dukung Generasi Qurani, Kapolsek Peureulak Barat Hadiri Pembukaan FASI ke-V

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Dekat Dengan Anak Sejak Dini, Polsek Peureulak Barat Tanamkan Disiplin Lewat Saweu Sekolah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Hari Santri 2026, Kapolsek Peureulak Barat Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:55 WIB

Kapolsek Darul Aman Ajak Tokoh Masyarakat Perkuat Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kapolsek Nurussalam Antar Imam Gampong Matang Seuleumak ke Peristirahatan Terakhir

Berita Terbaru