Skandal Yoek Yoek Boh Giri di Aceh Timur: Camat Simpang Jernih Disemprot Pimred Media Nasional!

Fadly P.B

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 21:43 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Screenshot Video Diduga Yoek Yoek Boh Giri Pesta Perkawinan di Aceh Timur

Foto: Screenshot Video Diduga Yoek Yoek Boh Giri Pesta Perkawinan di Aceh Timur

‎‎Aceh Timur – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video hiburan organ tunggal yang menampilkan aksi joget biduan dalam sebuah pesta pernikahan di Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih. Mirisnya, hiburan yang dinilai vulgar tersebut terjadi di tengah luka masyarakat yang masih berjuang pulih dari bencana besar lima bulan silam.

‎Pimpinan Redaksi media nasional tribunpasee.com, Agus Suriadi, mengecam keras insiden tersebut. Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar hiburan biasa, melainkan tamparan keras bagi nilai-nilai Syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah.

‎Ironi di Balik Luka Bencana

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Agus menyayangkan rendahnya sensitivitas penyelenggara dan pengawasan otoritas setempat.

‎Ia menekankan bahwa masyarakat seharusnya masih dalam suasana keprihatinan, bukan justru disuguhi tontonan yang melanggar norma sosial dan agama.

‎“Ini sangat disayangkan. Di saat masyarakat masih dalam suasana pemulihan pascabencana, justru muncul tontonan yang tidak mencerminkan nilai-nilai syariat Islam,” tegas Agus dengan nada kecewa.

‎Polemik “Bekingan”: Camat vs Wartawan

‎Ketegangan memuncak saat Agus mencoba mengklarifikasi video viral tersebut kepada Camat Simpang Jernih, Cut Sri Wahyuni. Alih-alih mendapatkan penjelasan yang solutif, Agus justru mendapat serangan balik melalui pesan WhatsApp yang dinilai tendensius.

‎Dalam pesan singkatnya, Camat tersebut menuliskan: “Pura-pura dalam perahu, tapi katanya dibekingi sama Pak Agus media.”

‎Tuduhan tak berdasar ini sontak membuat Agus berang. Sebagai tokoh pers sekaligus Ketua PW- FRN Provinsi Aceh, ia merasa nama baiknya dicatut secara sepihak.

‎Tuntutan Klarifikasi: Agus mendesak Camat untuk membuktikan siapa pihak yang membawa-bawa namanya.

‎Tindakan Diam: Hingga kini, pesan klarifikasi Agus hanya berstatus “dibaca” tanpa ada respons lebih lanjut dari sang Camat.

‎Desak Bupati Ambil Tindakan Tegas

‎Tak tinggal diam, Agus meminta Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, untuk turun tangan.

‎Ia berharap ada sanksi atau pembinaan serius terhadap bawahan yang dinilai gagal menjaga etika berkomunikasi dan sensitivitas sosial.

‎“Kami berharap Bupati dapat mengambil langkah tegas. Aparatur pemerintah harus bijak dalam bersikap, apalagi menyangkut isu sensitif seperti ini,” ujarnya.

‎Reaksi Masyarakat: “Lalai Pengawasan!”

‎Gelombang protes juga datang dari warga net dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai peristiwa ini adalah bentuk kelalaian pengawasan.

‎Di wilayah yang menjunjung tinggi adat dan agama, hadirnya hiburan yang dianggap “menyimpang” di ruang publik dipandang sebagai kegagalan otoritas kecamatan dalam menjaga marwah daerah.

‎Hingga saat ini, publik masih menunggu pernyataan resmi dari pihak Kecamatan Simpang Jernih. Kasus ini kini menjadi sorotan utama di Aceh, menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara hiburan rakyat, norma agama, dan empati sosial.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Wakapolres Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026
Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Ditunjuk sebagai Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim
Dukung Generasi Qurani, Kapolsek Peureulak Barat Hadiri Pembukaan FASI ke-V
Dekat Dengan Anak Sejak Dini, Polsek Peureulak Barat Tanamkan Disiplin Lewat Saweu Sekolah
Hari Santri 2026, Kapolsek Peureulak Barat Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kamtibmas
Kapolsek Darul Aman Ajak Tokoh Masyarakat Perkuat Kamtibmas
Kapolsek Nurussalam Antar Imam Gampong Matang Seuleumak ke Peristirahatan Terakhir

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terbaru