Sebut Pengkritik ‘Terduga Pelaku’, PPWI: Kadisdik Aceh Anti-Kritik dan Arogan, Gubernur Harus Ambil Tindakan Tegas

Fadly P.B

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:29 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua PWI Aceh Timur

Foto: Ketua PWI Aceh Timur

‎‎Banda Aceh – Gelombang protes terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, kian meluas. Kali ini, desakan pencopotan datang dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Aceh Timur. Murthalamuddin dinilai telah melanggar etika pejabat publik menyusul pernyataannya yang kontroversial terkait insan pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

‎Ketua PPWI Aceh Timur, Zulkifli yang akrab disapa Aneuk Syuhada meminta Gubernur Aceh segera mengambil tindakan tegas. Menurutnya, sikap komunikasi yang ditunjukkan oleh Kadisdik Aceh tersebut telah mencederai kemitraan antara pemerintah dan media.

‎”Kami mendesak Gubernur Aceh untuk mengevaluasi dan mencopot Kadisdik Aceh karena pernyataannya sudah sangat tidak beretika. Pejabat publik seharusnya mampu menghargai kritik, bukan malah menyerang balik wartawan dan pihak yang berbeda pendapat,” ujar Zulkifli kepada media, Sabtu, 23 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Duduk Perkara Kontroversi

‎Polemik ini bermula dari beredarnya sebuah video yang merekam arahan Murthalamuddin di lingkungan internal dinasnya. Dalam video tersebut, ia memberikan instruksi spesifik mengenai cara menyikapi kehadiran wartawan dan LSM.

‎Situasi kian memanas setelah Murthalamuddin memberikan respons publik atas kritik yang menerpanya. Ia sempat melontarkan pernyataan bahwa pihak-pihak yang merespons negatif videonya sebagai “terduga pelaku”.

‎Zulkifli menilai ucapan tersebut sebagai tindakan yang emosional, arogan, dan tidak mencerminkan kualitas seorang pemimpin sektor pendidikan.

‎”Ucapan seperti ‘yang marah terduga pelaku’ dan cara menjawab wartawan dengan nada merendahkan sangat tidak pantas. Ini menunjukkan kualitas kepemimpinan yang buruk,” tegas Zulkifli.

‎Ia juga mengingatkan bahwa jurnalis bekerja di bawah lindungan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers untuk melakukan kontrol sosial.

‎Menguji Netralitas dan Ruang Kritik

‎Kritik dari PPWI ini menambah panjang daftar sorotan terhadap pola komunikasi pejabat publik di Serambi Mekkah. Sektor pendidikan yang semestinya mengedepankan nilai-nilai edukatif dan dialogis, dinilai justru menampilkan wajah yang antikritik.

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, serta pihak Pendopo Gubernur Aceh guna mendapatkan konfirmasi dan hak jawab terkait tuntutan pencopotan tersebut.

‎PPWI berharap Gubernur Aceh tidak menutup mata dan segera melakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga integritas birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Aceh.

‎Catatan Redaksi: Berita ini akan terus diperbarui secara berkala (update) segera setelah mendapatkan konfirmasi resmi dari Dinas Pendidikan Aceh dan Pemerintah Provinsi Aceh selaku pihak terkait.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Wakapolres Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026
Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Ditunjuk sebagai Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim
Dukung Generasi Qurani, Kapolsek Peureulak Barat Hadiri Pembukaan FASI ke-V
Dekat Dengan Anak Sejak Dini, Polsek Peureulak Barat Tanamkan Disiplin Lewat Saweu Sekolah
Hari Santri 2026, Kapolsek Peureulak Barat Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kamtibmas
Kapolsek Darul Aman Ajak Tokoh Masyarakat Perkuat Kamtibmas
Kapolsek Nurussalam Antar Imam Gampong Matang Seuleumak ke Peristirahatan Terakhir
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terbaru