Bantuan Darurat NGO Nasional Mengalir ke Aceh Pascabanjir Bandang, Abu Salam Pastikan Distribusi Transparan

AGUS SURIADI

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:50 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN — Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang yang meluluhlantakkan infrastruktur dan memicu krisis multidimensi di tiga provinsi—Sumatra Barat, Sumatra Utara, dengan eskalasi kerusakan terparah di Aceh—kini memasuki fase krusial pemulihan darurat.

Merespons krisis tersebut, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan entitas filantropi nasional resmi digulirkan.

Penasihat Khusus Gubernur Aceh Bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri, Teuku Emi Syamsyumi, atau yang akrab disapa Abu Salam, hadir mewakili Gubernur Aceh dalam prosesi serah terima bantuan strategis pascabencana. Serah terima aset logistik darurat ini berlangsung di Desa Blang Kuruk, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, pada Minggu, 15 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan bernilai masif ini merupakan hasil konsorsium dan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) dari tiga Non-Governmental Organization (NGO) berskala nasional: Salam Setara, platform crowdfunding Kitabisa, serta Miss Glam MFoundation.

Dalam lanskap manajemen krisis, intervensi logistik ini dinilai vital untuk menopang ketahanan hidup penyintas sekaligus memulai siklus pemulihan ekonomi di kawasan terdampak.

Abu Salam, dalam kapasitasnya mewakili Pemerintah Aceh, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan NGO merupakan investasi sosial yang krusial di tengah anjloknya geliat ekonomi lokal akibat bencana.

“Kehadiran bantuan dari Salam Setara, Kitabisa, dan Miss Glam MFoundation bukan sekadar wujud karikatif, melainkan langkah strategis mitigasi risiko lanjutan. Kami dari Pemerintah Aceh mengapresiasi percepatan distribusi logistik ini, yang secara langsung menekan angka kerugian sosio-ekonomi masyarakat di level akar rumput,” ujar Abu Salam usai menandatangani berita acara serah terima.

Operasi distribusi bantuan ini dikomandoi langsung oleh Akmal Rusli.

Di lapangan, Akmal merinci cetak biru penyaluran logistik yang ditargetkan rampung dalam waktu singkat.

Ia memaparkan bahwa alokasi bantuan telah dipetakan secara presisi menggunakan data assessment kebencanaan, menyasar 22 desa di Kabupaten Bireuen yang masuk dalam kategori zona merah atau terdampak paling berat.

“Manajemen distribusi kami rancang agar targeted dan terukur. Bantuan tidak hanya berupa logistik bahan pokok pendukung ketahanan pangan, tetapi juga menyentuh aspek sanitasi dan infrastruktur kesehatan darurat,” kata Akmal.

Lebih lanjut, Akmal merinci portofolio bantuan yang disalurkan meliputi ribuan paket sembako, Family Kit (perlengkapan esensial keluarga), puluhan unit tenda pengungsian standar komersial, serta yang paling krusial: Mesin Air Reverse Osmosis (RO).

Pengadaan instalasi air RO bernilai tinggi ini diproyeksikan untuk memecahkan masalah krisis air bersih dan mencegah waterborne diseases (penyakit menular lewat air) yang kerap muncul pascabanjir bandang, sehingga menghemat anggaran kesehatan daerah.

Demi memastikan prinsip transparansi dan akuntabilitas tata kelola bantuan, prosesi serah terima di Desa Blang Kuruk turut melibatkan seluruh Keuchik (Kepala Desa) dari 22 gampong terdampak.

Pelibatan aparatur desa ini diinstruksikan sebagai bentuk Quality Control (kendali mutu) agar distribusi langsung menyentuh end-user atau keluarga penyintas yang kehilangan aset properti mereka.

“Para Keuchik adalah garda terdepan dari manajemen data penyintas. Serah terima langsung kepada mereka memastikan bahwa tidak ada distorsi dalam rantai pasok distribusi ( supply chain ) bantuan hingga ke tenda-tenda warga,” tutur Akmal menambahkan.

Banjir bandang awal tahun 2026 ini telah mencatat rekor kerugian material miliaran rupiah di sektor agrikultur, infrastruktur, hingga properti residensial.

Dengan adanya suntikan bantuan dari NGO nasional ini, Pemerintah Aceh berharap fase tanggap darurat dapat segera bertransisi menuju fase pemulihan dan rekonstruksi investasi wilayah yang lebih berkelanjutan.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol
Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol
Pocil Binaan Polres Bireuen Ikuti Lomba Polisi Cilik Tingkat Jajaran Polda Aceh Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolres Bireuen Hadiri Donor Darah Milad Ke-60 Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)
Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Menjadi Sarana Memperkuat Solidaritas dan Pengabdian Personel Polres Bireuen

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:28 WIB

GMNI Sumut Mendukung Tindakan Tegas dan Terukur Bagi Pelaku Kriminal Khususnya Begal Karena Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:43 WIB

Sikat Habis Kejahatan Jalanan! Polrestabes Medan Bongkar 8 Gudang Ranmor dan Tindak Tegas 37 Tersangka ​

Senin, 25 Mei 2026 - 17:38 WIB

DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:23 WIB

Dalam 72 Jam, Polda Sumut Gempur Sarang Narkoba: 134 Kasus Terbongkar, 26 Barak Dimusnahkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:38 WIB

Dirressiber Polda Sumut Beri Kuliah Umum Di UMSU, Bahas Ancaman Nyata Kejahatan Siber Di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:38 WIB

Dari Video Viral ke Sidang Etik: Kompol DK Dipecat, Polda Sumut Tegaskan Komitmen Penindakan Tegas

Senin, 4 Mei 2026 - 14:42 WIB

Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027

Senin, 4 Mei 2026 - 14:01 WIB

Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ? …

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

Polres Aceh Timur Berhasil Ungkap Kebun Ganja di Peureulak

Sabtu, 31 Okt 2026 - 10:21 WIB