Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:39 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR – Selasa (13/01)
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir, menyoroti pembangunan Rumah Hunian Sementara(Huntara) untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur yang dinilai dalan proses perencanaan tidak memperhatikan faktor ekologi.

Ketua Umum Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon pasca banjir Aceh menyebutkan, pembangunan Huntara di Gampong Pante Rambong Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur tanpa mempertimbangkan aspek ekologis, sehingga dikhawatirkan akan menjadi masalah baru terhadap korban terdampak.

“Sudah kita cek ke lapangan, pembangunan Huntara sebanyak 312 unit yang akan dan sedang dibangun, baik yang komunal maupun personal , sebagian yang mulai dibangun berada di daerah rendah dan rawan tergenang air bila hujan deras,” sebut Masri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seharusnya Kata Masri, pihak pemerintah khususnya BNPB dalam membuat perencanaan dapat mempertimbangkan aspek ekologi dan psikologi korban terdampak, bila terjadi cuaca ektrim sewaktu -sewaktu Huntara tidak tenggelam.

“Selain lokasi daerah rendah, cor lantai sangat rendah hanya berkisar 4 cm, lebih tinggi lumpur daripada lantai, bila turun hujan semua lumpur dan air akan masuk mengalir dalam Huntara, ” kata Masri.

Masri menadaskan, bila dibandingkan Huntara yang dibangun di Gampong Blang Nie Kecamatan Simpang Ulim, bangunan menggunakan tiang mencapai 25 cm sampai 50 cm lebih.

“Seharusnya.dibangun seperti di Gampong Blang, lantai lebih tinggi menggunakan tiang,” tandas Masri.

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, minta pihak pemerintah untuk evaluasi kembali bangunan Huntara di Gampong Pante Rambong maupun Gampong lainnya bila perencanaan bangunan lantai rendah.

“Kalau dibangun jangan asal asalan, harus diperhatikan aspek ekologi maupun psikologi masyarkat,” tutup Masri.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Polisi Peduli Pendidkan, Kapolsek Julok Pimpin Upacara Bendera di SMP N 2 Julok
Polsek Simpang Jernih Gencarkan Patroli Pekanan, Cegah Gangguan Kamtibmas
Cegah Kecelakaan Di Lintasan Batu Katak, Kapolsek Simpang Jernih Imbau Warga Utamakan Keselamatan
Subuh Keliling di Idi Tunong, Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas
Polres Aceh Timur Berhasil Ungkap Kebun Ganja di Peureulak
Strong Point Pagi Hari, Polsek Idi Tunong Pastikan Keselamatan Pelajar
Green Policing, Polsek Julok Tanam Bakau, Ajak Warga Jaga Ekosistem Pesisir
Green Policing, Kapolres Aceh Timur Hijaukan Kembali SMA Negeri 1 Simpang Ulim

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:11 WIB

Polisi Peduli Pendidkan, Kapolsek Julok Pimpin Upacara Bendera di SMP N 2 Julok

Selasa, 3 November 2026 - 12:01 WIB

Polsek Simpang Jernih Gencarkan Patroli Pekanan, Cegah Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Cegah Kecelakaan Di Lintasan Batu Katak, Kapolsek Simpang Jernih Imbau Warga Utamakan Keselamatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Subuh Keliling di Idi Tunong, Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Polres Aceh Timur Berhasil Ungkap Kebun Ganja di Peureulak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Green Policing, Polsek Julok Tanam Bakau, Ajak Warga Jaga Ekosistem Pesisir

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Green Policing, Kapolres Aceh Timur Hijaukan Kembali SMA Negeri 1 Simpang Ulim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

Polres Aceh Timur Berhasil Ungkap Kebun Ganja di Peureulak

Sabtu, 31 Okt 2026 - 10:21 WIB